Situs Media Informasi Kantor Imam Ali Khamenei

Pemimpin Revolusi Dalam Pertemuan Nowruz Dengan Berbagai Lapisan Masyarakat

Tugas Masyarakat dan Tiga Cabang Kekuasaan Untuk Mewujudkan Slogan Tahun Ini

Pada hari pertama tahun baru (Kamis, 20/3), dalam pertemuan dengan ribuan orang dari berbagai lapisan masyarakat, Pemimpin Revolusi Islam menekankan bahwa tradisi masyarakat Iran dalam menyambut tahun baru dengan doa, tawassul, dan berkumpul di tempat-tempat suci mencerminkan pandangan spiritual mereka terhadap Nowruz.

Imam Ali Khamenei menjelaskan bahwa kesabaran, keteguhan, dan kekuatan spiritual rakyat Iran menjadi sorotan utama dalam berbagai pencapaian besar pihak yang berada di jalan kebenaran sepanjang sejarah. Ia juga mendoakan tahun yang penuh berkah bagi seluruh bangsa serta menjelaskan tugas rakyat dan pemerintah dalam merealisasikan slogan tahun ini, yaitu "Investasi untuk Produksi", guna memperbaiki kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Ayatullah Khamenei juga menyinggung kebencian global terhadap kejahatan rezim Zionis yang kejam. Ia menegaskan bahwa bahasa ancaman terhadap bangsa besar Iran adalah sia-sia dan telah terbukti gagal. Lalu menambahkan bahwa masyarakat dan kelompok-kelompok dalam poros perlawanan, termasuk Palestina, Lebanon, dan Yaman, dengan semangat iman dan motivasi dari dalam diri mereka, terus berjuang melawan rezim Zionis yang korup dan zalim.

 

Menjaga Semangat Spiritual dan Inspirasi dari Imam Ali as

Di awal pidatonya, Imam Ali Khamenei menyoroti kegagalan musuh dalam menjauhkan rakyat dari nilai-nilai spiritual. Ia menyebut hari-hari ini sebagai milik Imam Ali as, sosok puncak dalam keadilan, ketakwaan, dan pengorbanan. Oleh karena itu, ia mengajak umat Islam, khususnya bangsa Iran, untuk mempelajari Nahj al-Balaghah sebagai sumber pelajaran berharga dari manusia terbaik setelah Nabi Muhammad saw. Para aktivis budaya juga dianjurkan untuk lebih serius dalam mengkaji dan mengajarkan kitab besar ini.

Ayatullah Khamenei juga menekankan pentingnya malam-malam Qadar sebagai kesempatan berharga untuk berdoa dan memohon kepada Allah. Ia menjelaskan bahwa setiap jam dalam malam-malam ini memiliki nilai setara dengan seumur hidup, dan tawassul kepada Ahlulbait serta doa dari masyarakat, khususnya para pemuda, dapat mengubah takdir mereka dan masa depan suatu bangsa.

Merujuk pada ayat-ayat Alquran, ia menegaskan bahwa doa pasti dikabulkan dan memiliki dampak dalam kehidupan dunia maupun akhirat, asalkan tidak ada penghalang dari pihak manusia sendiri.

 

Keteguhan dan Pengorbanan dalam Perjuangan Antara Kebenaran dan Kebatilan

Ayatullah Khamenei menegaskan bahwa para nabi dalam menghadapi kesulitan selalu bersandar pada tawassul, doa, dan keteguhan. Ia mencontohkan bagaimana Allah mengaitkan terkabulnya doa Nabi Musa dengan kesabaran dan keteguhan, yang akhirnya membuat Bani Israel menyaksikan sendiri kehancuran Fir’aun, meskipun mereka telah melalui penderitaan panjang.

Imam Ali Khamenei juga menekankan bahwa pihak yang berada di jalan kebenaran selalu harus membayar harga dalam perjuangan melawan kebatilan. Dalam konteks ini, ia mengajak rakyat Iran untuk melihat peristiwa-peristiwa sulit di tahun 1403 sebagai bagian dari pertarungan antara hak dan batil, di mana kemenangan sudah pasti milik pihak yang benar, meskipun ada harga yang harus dibayar. Tradisi ilahi ini juga berlaku dalam Perang Pertahanan Suci (Perang Iran-Irak).

Mengacu pada kehilangan tokoh-tokoh besar Iran dan Lebanon dalam berbagai peristiwa tahun lalu, ia menegaskan bahwa hasil pasti dari keteguhan dan permohonan kepada Allah adalah kekalahan musuh, khususnya rezim Zionis yang korup, zalim, dan jahat. Beliau menekankan bahwa meskipun tahun 1403 adalah tahun yang berat, rakyat Iran menunjukkan kekuatan spiritual, kesabaran, keberanian, dan keteguhan luar biasa.

 

Manifestasi Kekuatan dan Spiritualitas Bangsa Iran

Imam Ali Khamenei menyebut beberapa momen yang mencerminkan kekuatan spiritual dan semangat rakyat Iran, di antaranya,

  • Pelepasan jenazah syuhada, termasuk Presiden Ebrahim Raisi, dengan upacara yang sangat besar dan penuh semangat
  • Partisipasi luar biasa dalam shalat Jumat kemenangan meskipun ada ancaman musuh
  • Partisipasi bersemangat dalam pemilihan presiden
  • Pemakaman penuh makna untuk syahid Haniyyah dan para komandan lainnya yang gugur akibat serangan rezim Zionis
  • Demonstrasi besar pada 22 Bahman, yang menjadi puncak ekspresi kesetiaan bangsa Iran terhadap Revolusi Islam serta kecintaan mereka terhadap Republik Islam. Demonstrasi ini juga menunjukkan kepada dunia kekuatan rakyat Iran di hadapan para tiran dan munafik global.

Ayatullah Khamenei menekankan bahwa pemahaman terhadap karakteristik dan identitas bangsa Iran juga sangat penting bagi rakyat sendiri.

Di tengah tekanan ekonomi dan kesulitan hidup, banyak bangsa mungkin akan menjadi patah semangat dan putus asa. Namun, rakyat Iran yang kuat dan berani, meskipun menghadapi berbagai tantangan, tetap turun ke lapangan dan membela sistem Islam di tahun lalu.

 

Investasi, Produksi, dan Perlawanan terhadap Kezaliman

Ayatullah Khamenei menyebut insiden tambang di Tabas, yang menyebabkan lebih dari 50 pekerja tambang meninggal, sebagai salah satu peristiwa tragis tahun 1403. Namun, ia juga menegaskan bahwa rakyat dan para pelaku ekonomi tidak tinggal diam dalam membangun dan memajukan negara. Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai proyek kecil dan besar telah diresmikan, dan proses ini harus terus berlanjut serta diperluas.

 

Mengapa Fokus pada Produksi dalam Slogan Tahunan?

Pemimpin Revolusi Islam menjelaskan bahwa produksi memiliki dampak mendasar terhadap perbaikan kondisi ekonomi negara dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dalam beberapa tahun terakhir, slogan tahunan selalu menekankan pentingnya produksi.

Dalam konteks ini, ia menguraikan tugas rakyat serta tiga lembaga negara—terutama pemerintah—untuk mewujudkan slogan tahun baru, yaitu ‘Investasi untuk Produksi’.

Ia mengkritik sebagian orang yang langsung berpikir tentang investasi asing ketika mendengar kebutuhan produksi terhadap investasi. Ia menegaskan bahwa yang dimaksud adalah investasi dalam negeri, yaitu mengalokasikan likuiditas yang dimiliki rakyat untuk sektor produksi. Namun, sayangnya, banyak dana saat ini justru dialihkan untuk membeli emas, mata uang asing, dan tanah, yang justru menciptakan masalah ekonomi.

 

Pentingnya Investasi di Semua Level

Ayatullah Khamenei menekankan bahwa investasi, baik skala kecil maupun besar, dalam produksi sangat penting dan diperlukan. Ia mengajak seluruh rakyat, baik mereka yang memiliki modal kecil maupun pelaku ekonomi besar, untuk menginvestasikan aset mereka dalam produksi.

 

Tanggung Jawab Pemerintah dalam Mendorong Investasi

Imam Ali Khamenei menekankan bahwa tanggung jawab utama pemerintah adalah menciptakan kondisi yang kondusif bagi investasi rakyat. Untuk itu, investasi memerlukan jaminan keamanan, dan ketiga lembaga negara harus berperan aktif dan serius dalam hal ini.

Terkait pengawasan, beliau menyoroti adanya dua ekstrem yang perlu dihindari:

  1. Kadang-kadang, pengawasan dari lembaga-lembaga terkait, pemerintah, dan pengadilan sangat lemah atau bahkan tidak ada sama sekali.
  2. Di sisi lain, ada kalanya pengawasan begitu ketat sehingga justru menghambat pelaksanaan proyek-proyek ekonomi.

 

Tindakan yang Harus Dipercepat oleh Pemerintah

Untuk mempercepat investasi dan produksi, beliau menekankan dua langkah penting:

  1. Menstabilkan peraturan dan regulasi ekonomi.
  2. Mempercepat proses perizinan usaha.

Pemimpin Revolusi meminta pemerintah untuk bertindak cepat dalam melaksanakan tanggung jawab ini.

 

Dukungan terhadap Produk Dalam Negeri dan Pengarahan Investasi Masyarakat

Selain itu, dua langkah tambahan yang harus dilakukan adalah:

  1. Menghentikan impor barang yang sudah diproduksi di dalam negeri.
  2. Menyampaikan kepada masyarakat jalur-jalur investasi yang dapat mereka tempuh.

Ia menekankan bahwa para pejabat negara memiliki komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi hal ini tidak bisa hanya dilakukan dengan kebijakan bantuan sosial. Dibutuhkan langkah-langkah mendasar, dan investasi adalah salah satu faktor kunci.

 

Sikap terhadap Ancaman Amerika dan Zionis

Dalam bagian lain pidatonya, Ayatullah Khamenei membahas berbagai pernyataan dari pejabat Amerika.

Ia menegaskan bahwa Amerika tidak akan pernah bisa mencapai tujuannya terhadap Iran melalui ancaman. Pemimpin Revolusi memperingatkan bahwa jika mereka atau pihak lain melakukan tindakan jahat terhadap bangsa Iran, mereka akan menerima pukulan yang sangat keras.

Ia juga menanggapi kesalahan besar yang dilakukan oleh para politisi Amerika dan Eropa yang menyebut kelompok-kelompok perlawanan di kawasan sebagai ‘proxy’ (wakil) Iran. Imam Ali Khamenei menolak klaim ini dengan mengatakan:

"Apa yang dimaksud dengan proxy? Bangsa Yaman dan kelompok-kelompok perlawanan di kawasan memiliki motivasi internal dalam melawan Zionis. Republik Islam Iran tidak membutuhkan perwakilan. Pendapat kami dan pendapat mereka sudah jelas."

 

Dukungan terhadap Perlawanan Palestina dan Lebanon

Pemimpin Revolusi Islam menegaskan bahwa perlawanan terhadap kezaliman Zionis adalah fenomena yang mengakar di kawasan ini. Beliau mengingatkan bahwa sejak awal pendudukan Palestina, salah satu negara yang menentang kejahatan Zionis adalah Yaman, di mana pemimpin Yaman saat itu secara terbuka menentang perampasan tanah Palestina dalam pertemuan internasional.

Ia juga mencatat meluasnya protes terhadap kejahatan Zionis, tidak hanya di negara-negara Muslim, tetapi juga di negara-negara non-Muslim.

"Demonstrasi besar-besaran oleh mahasiswa dan masyarakat di Amerika serta negara-negara Eropa adalah bukti nyata bahwa rakyat menentang kezaliman Zionis. Namun, para pemimpin Barat justru menutup mata terhadap kenyataan ini dan menekan mahasiswa dengan cara-cara seperti pemotongan anggaran universitas yang mendukung Palestina."

Imam Ali Khamenei menyoroti bahwa tindakan ini merupakan bukti nyata dari kontradiksi Barat terhadap klaim mereka tentang kebebasan informasi, liberalisme, dan hak asasi manusia.

Ia menekankan bahwa rakyat dunia, dengan berbagai cara, akan terus melawan kejahatan Zionis.

"Republik Islam Iran juga berdiri teguh dalam menghadapi kebiadaban ini dan secara terbuka menyatakan bahwa kami mendukung para pejuang Palestina dan Lebanon yang membela tanah air mereka."

 

Pesan kepada Para Musuh Iran

Sebagai penutup, Ayatullah Khamenei kembali merespons ancaman dari pihak-pihak yang berniat jahat terhadap Iran.

"Kami tidak pernah menjadi pihak yang memulai konflik dengan siapapun. Namun, jika ada yang memulai permusuhan dengan niat jahat, mereka harus tahu bahwa mereka akan menerima pukulan yang sangat keras." [AA]

700 /